Media Sosial Sebagai Bagian Integral Dalam Strategi Kampanye

jejaring sosialKampanye menggunakan internet merupakan salah satu cara yang efektif dalam bersosialisasi. Tapi, di Indonesia cara kampanye melalui internet masih belum digarap secara serius oleh hampir semua kandidat.
Efektifitas kampanye melalui internet ini dapat dilihat dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat. Hari ini, media terpanas dalam dunia maya adalah alat bernama: web jejaring sosial seperti Facebook, Twitter. Bahkan untuk pengguna situs jejaring sosial facebook, konon Indonesia menduduki peringkat dua setelah Amerika Serikat.
Indikator lain peningkatan pengguna internet di Indonesia, adalah akses internet yang menjadi semakin murah. Jaringan wifi dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat. Provider telepon genggam ramai-ramai membidik pasar pengguna internet dengan beragam paket broadband yang menggiurkan.
Tidak dapat dielakkan lagi, semakin banyak orang mencari beragam informasi di internet, termasuk mencari informasi politik. Google mencatat pencarian untuk kata kunci “kampanye” mencapai 110.000 pencarian per bulan. Sedang untuk kata kunci “pilkada” mencapai 74.000 pencarian per bulan. Bahkan untuk kata kunci “pilkada” pada awal tahun 2010, terjadi kenaikkan trend pencarian.
Dari segi ekonomis, penggunaan media internet untuk media kampanye merupakan suatu penghematan. Biaya yang digunakan untuk berkampanye melalui situs jejaring sosial jauh lebih hemat dibanding iklan di televisi maupun koran. Selain itu pembentukan citra juga dapat dilakukan lebih intensif dengan media jejaring sosial.
Apakah itu berarti kampanye konvensional gaya lama harus segera ditinggalkan, dan berbondong-bondong berkampanye menggunakan internet? Jawabannya tentu saja tidak.
Kampanye calon akan bijaksana jika secara efisien mengintegrasikan media sosial ke dalam strategi kampanye. Kampanye yang paling mengintegrasikan strategi komunikasi secara keseluruhan, termasuk TV, radio, koran, door to door, brosur, baliho, internet, dan jejaring sosial, akan menjadi kampanye yang menuai keuntungan terbesar.

0 komentar:

Poskan Komentar